Sahih al-Bukhari

Doa (Salat)

كتاب الصلاة

Bab : Untuk mempersembahkan Nawafil (doa tidak wajib) di belakang wanita yang sedang tidur

Sahih al-Bukhari 513
Diriwayatkan 'Aisha

istri Nabi, "Saya biasa tidur di depan Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) dengan kaki saya berlawanan dengan kiblatnya (menghadapnya); dan setiap kali dia bersujud, dia mendorong kakiku dan aku menariknya dan setiap kali dia berdiri, aku meregangkannya." 'Aisha menambahkan, "Pada masa itu tidak ada pelita di rumah-rumah."

Bab : Siapa pun yang mengatakan "Tidak ada yang membatalkan As-Salat (doa) (yaitu tidak ada apa yang dilakukan orang lain, bukan orang yang berdoa itu sendiri)."

Sahih al-Bukhari 514
Diriwayatkan 'Aisha

Hal-hal yang membatalkan doa disebutkan di hadapan saya (dan itu adalah): seekor anjing, keledai dan seorang wanita. Saya berkata, "Anda telah membandingkan kami (wanita) dengan keledai dan anjing. Demi Allah! Saya melihat Nabi (صلى الله عليه وسلم) berdoa sementara saya biasa berbaring di tempat tidur (saya) di antara dia dan kiblat. Setiap kali saya membutuhkan sesuatu, saya tidak suka duduk dan merepotkan Nabi. Jadi, saya akan menyelinap pergi di sisi kakinya."

Sahih al-Bukhari 515
Diriwayatkan 'Aisha

(istri Nabi) Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) biasa bangun di malam hari dan shalat sementara saya biasa berbaring di antara dia dan kiblat di tempat tidur keluarganya.

Bab : Jika seorang gadis kecil digendong di lehernya selama Salat (shalat)

Sahih al-Bukhari 516
Diriwayatkan Abu Qatada Al-Ansari

Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) sedang shalat dan dia membawa Umama, putri-putri Zainab, putri Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) dan dia adalah putri 'As bin Rabi'a bin 'Abd Shams. Ketika dia bersujud, dia menjatuhkannya dan ketika dia berdiri, dia menggendongnya (di lehernya).

Bab : Untuk mempersembahkan Salat (shalat) menghadap tempat tidur yang ditempati oleh seorang wanita yang sedang menstruasi

Sahih al-Bukhari 517
Diriwayatkan Maimuna binti Al-Harith

Tempat tidur saya berada di samping tempat shalat (Musalla) Nabi (صلى الله عليه وسلم) dan kadang-kadang pakaiannya jatuh menimpa saya saat saya biasa berbaring di tempat tidur saya.

Sahih al-Bukhari 518
Diriwayatkan Maimuna

Nabi (صلى الله عليه وسلم) biasa shalat sementara saya biasa tidur di sampingnya selama menstruasi (menstruasi) dan dalam sujud pakaiannya biasa menyentuh saya.

Bab : Apakah diperbolehkan menyentuh atau mendorong istri dalam sujud untuk bersujud dengan benar?

Sahih al-Bukhari 519
Diriwayatkan 'Aisha

Tidak baik bahwa kalian telah menjadikan kami (wanita) setara dengan anjing dan keledai. Tidak diragukan lagi saya melihat Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) sedang shalat sementara saya biasa berbaring di antara dia dan kiblat dan ketika dia ingin bersujud, dia mendorong kaki saya dan saya menariknya.

Bab : Seorang wanita dapat menghilangkan hal-hal yang merepotkan atau menyinggung dari seseorang dalam Salat (shalat)

Sahih al-Bukhari 520
Diriwayatkan 'Amr bin Maimun [??]

'Abdullah bin Mas'ud berkata, "Ketika Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) sedang shalat di samping Ka'bah, ada beberapa orang Quraisy yang duduk dalam sebuah pertemuan. Salah satu dari mereka berkata, 'Apakah Anda tidak melihat ini (siapa yang melakukan perbuatan hanya untuk pamer)? Siapa di antara kamu yang dapat pergi dan membawa kotoran, darah dan isi perut (usus, dll.) dari unta-unta yang disembelih dari keluarga ini dan itu dan kemudian menunggu sampai dia bersujud dan meletakkannya di antara bahunya?' Yang paling malang di antara mereka ('Uqba bin Abi Mu'ait) pergi (dan membawa mereka) dan ketika Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) bersujud, dia meletakkan mereka di antara bahunya. Nabi tetap bersujud dan mereka tertawa terbahak-bahak sehingga mereka saling berjatuhan. Seorang pejalan kaki pergi ke Fatima, yang masih seorang gadis muda pada masa itu. Dia datang berlari dan Nabi (صلى الله عليه وسلم) masih dalam sujud. Dia menyingkirkan mereka dan mengutuk Quraisy di wajah mereka. Ketika Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) menyelesaikan shalatnya, dia berkata, 'Ya Allah! Balas dendam pada Quraisy.' Dia berkata demikian tiga kali dan menambahkan, 'Ya Allah! balas dendam pada 'Amr bin Hisham, 'Utba bin Rabi'a, Syaiba bin Rabi'a, Al-Walid bin 'Utba, Umaiya bin Khalaf, 'Uqba bin Abi Mu'ait dan 'Umar a bin Al-Walid." 'Abdullah menambahkan, "Demi Allah! Aku melihat mereka semua mati di medan pertempuran pada hari Badr dan mereka diseret dan dilemparkan ke dalam Qalib (sumur) di Badar: Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) kemudian berkata, 'Kutukan Allah telah turun ke atas orang-orang Qalib (sumur).