Sahih al-Bukhari

Ekspedisi Militer yang dipimpin oleh Nabi (saw) (Al-Maghaazi)

كتاب المغازى

Bab : Pernyataan terakhir, Nabi (saw) berbicara

Sahih al-Bukhari 4463
Narasi `Aisha

Ketika Nabi (ﷺ) sehat, dia biasa berkata, “Tidak ada jiwa seorang nabi yang ditangkap sampai dia ditunjukkan tempatnya di surga dan kemudian dia diberi pilihan.” Ketika kematian mendekatinya sementara kepalanya berada di paha saya, dia menjadi tidak sadarkan diri dan kemudian memulihkan kesadarannya. Dia kemudian melihat ke langit-langit rumah dan berkata, “Ya Allah! (dengan) sahabat-sahabat yang paling tinggi.” Saya berkata (kepada diri saya sendiri), “Oleh karena itu, dia tidak akan memilih kami.” Kemudian saya menyadari bahwa apa yang dia katakan adalah penerapan narasi yang biasa dia sebutkan kepada kami ketika dia sehat. Kata terakhir yang dia ucapkan adalah, “Ya Allah! (dengan) teman yang paling tinggi.”

Bab : Kematian Nabi (saw)

Sahih al-Bukhari 4464
Diriwayatkan oleh Aisha dan Ibnu Abbas

Nabi (ﷺ) tinggal selama sepuluh tahun di Mekah dengan Al-Qur'an diturunkan kepadanya dan dia tinggal di Madinah selama sepuluh tahun.

Sahih al-Bukhari 4466
Narasi `Aisha

Rasul Allah meninggal ketika dia berusia enam puluh tiga tahun.

Bab : Kapitel

Sahih al-Bukhari 4467
Narasi `Aisha

Nabi (ﷺ) meninggal ketika baju besinya digadaikan kepada seorang Yahudi dengan harga tiga puluh Sa jelai.

Bab : Pengiriman Usama bin Zaid ر ض ي ا ل ل ه ع ن ه م ا oleh Nabi (saw) selama penyakit fatalnya

Sahih al-Bukhari 4468
Narasi Ayah Salim

Nabi (ﷺ) menunjuk Usama sebagai komandan pasukan (yang akan dikirim ke Suriah). Kaum Muslim berbicara tentang Usama (tidak menguntungkan). Nabi (ﷺ) berkata, “Saya telah diberitahu bahwa Anda berbicara tentang Usama. (Biarlah diketahui bahwa) dia adalah yang paling dicintai dari semua orang bagiku.”

Sahih al-Bukhari 4469
Diriwayatkan oleh Abdullah bin Umar

Rasulullah (ﷺ) mengirim pasukan menunjuk Usama bin Zaid sebagai komandan mereka. Rakyat mengkritik kepemimpinannya. Rasulullah (ﷺ) bangkit dan berkata, “Jika kamu mengkritik kepemimpinannya (yaitu Usama), kamu dulu mengkritik kepemimpinan ayahnya sebelumnya. Demi Allah, dia (yaitu Zaid) memang pantas memimpin, dan dia dulunya adalah salah satu orang yang paling saya cintai, dan sekarang ini (yaitu putranya, Usama) adalah salah satu orang yang paling saya cintai setelah dia.”

Bab : Kapitel

Sahih al-Bukhari 4470
Diriwayatkan oleh Ibnu Abu Habib

Abu Al-Khair berkata, “As-Sanabih, aku bertanya (kepadaku), 'Kapan kamu bermigrasi? ' Saya (yaitu Abu Al-Khair) berkata, “Kami keluar dari Yaman sebagai emigran dan tiba di Al-Juhfa, dan datanglah seorang pengendara yang saya tanyakan tentang berita itu. Penunggangnya berkata, “Kami menguburkan Nabi (ﷺ) lima hari yang lalu.” Aku bertanya kepada Sanabihi, “Apakah kamu mendengar sesuatu tentang malam Qadr?” Dia menjawab, 'Bilal, Mu'adh-dhin Nabi (ﷺ) memberitahu saya bahwa itu pada salah satu dari tujuh malam dari sepuluh hari terakhir (Ramadhan).

Bab : Berapa banyak Ghazawat Nabi (saw) yang bertempur

Sahih al-Bukhari 4471
Diriwayatkan dari Abu 'is-Haq

Saya bertanya kepada Zaid bin Al-Arqam, “Berapa banyak Ghazawat yang Anda ambil bagian dalam rombongan Rasul Allah?” Dia menjawab, “Tujuh belas.” Saya kemudian bertanya, “Berapa banyak Ghazawat yang diperangi Nabi (ﷺ)?” Dia menjawab, “Sembilan belas.”

Sahih al-Bukhari 4472
Narasi Al-Bara

Saya bertempur dengan lima belas Ghazawat bersama Nabi.

Sahih al-Bukhari 4473
Narasi Buraida

Bahwa dia melawan enam belas Ghazawat dengan Rasul Allah.