Sahih Muslim
Sahih Muslim 237b
Angka ganjil saat membilas hidung dan membersihkan diri dengan kerikil (istijmar)
Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ رَافِعٍ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ بْنُ هَمَّامٍ، أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ، عَنْ هَمَّامِ بْنِ مُنَبِّهٍ، قَالَ هَذَا مَا حَدَّثَنَا أَبُو هُرَيْرَةَ، عَنْ مُحَمَّدٍ، رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فَذَكَرَ أَحَادِيثَ مِنْهَا وَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم "إِذَا تَوَضَّأَ أَحَدُكُمْ فَلْيَسْتَنْشِقْ بِمَنْخِرَيْهِ مِنَ الْمَاءِ ثُمَّ لْيَنْتَثِرْ "
Terjemahan
Hammam b. Munabbih melaporkan
Inilah yang disampaikan Abu Huraira kepada kita dari Muhammad, Rasulullah (صلى الله عليه وسلم), dan dia menyebutkan sejumlah hadits, di antaranya adalah salah satunya: bahwa Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) bersabda: Ketika ada di antara kamu (berwudhu) dia harus menyedot lubang hidungnya dengan air dan kemudian membersihkannya.