Sahih Muslim
Sahih Muslim 2682
Tidak Disukai Berharap Mati Karena Beberapa Bahaya yang Telah Menimpa Seseorang
Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ رَافِعٍ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ، أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ، عَنْ هَمَّامِ بْنِ مُنَبِّهٍ، قَالَ
هَذَا مَا حَدَّثَنَا أَبُو هُرَيْرَةَ، عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فَذَكَرَ أَحَادِيثَ مِنْهَا وَقَالَ
رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم " لاَ يَتَمَنَّى أَحَدُكُمُ الْمَوْتَ وَلاَ يَدْعُ بِهِ مِنْ قَبْلِ أَنْ يَأْتِيَهُ
إِنَّهُ إِذَا مَاتَ أَحَدُكُمُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ وَإِنَّهُ لاَ يَزِيدُ الْمُؤْمِنَ عُمْرُهُ إِلاَّ خَيْرًا "
Terjemahan
Hammam b. Munabbih berkata
Abu Huraira meriwayatkan kepada kami hadits dari Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) dan dari salah satunya adalah Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) bersabda: "Tidak seorang pun di antara kamu boleh meminta kematian, dan jangan memintanya sebelum kematiannya datang, karena ketika ada di antara kamu mati, dia berhenti (berbuat baik) dan hidup orang mukmin tidak berpanjangan tetapi untuk kebaikan.