Jami' at-Tirmidhi

Buku tentang Dua Idul Fitri

أَبْوَابُ الْعِيدَيْنِ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Bab : [Apa Yang Telah Terkait] Tentang Berjalan Pada Hari Idul Fitri

Jami` at-Tirmidhi 530
Ali bin Abi Thalib menceritakan

“Dari sunnah berangkat ke Idul Fitri berjalan, dan makan sesuatu sebelum pergi.”

Bab : [Yang Telah Terkait] Tentang Shalat Idul Fitri Sebelum Khutbah

Jami` at-Tirmidhi 531
Ibnu Umar menceritakan

“Utusan Allah, Abu Bakr, dan Umar akan shalat selama dua Idul Fitri sebelum Khutbah, kemudian mereka akan memberikan Khutbah.”

Bab : [Yang Telah Terkait] Tentang Shalat Dua Hari Idul Fitri Tanpa Adzan dan Iqamah

Jami` at-Tirmidhi 532
Jabir bin Samurah menceritakan

“Saya shalat dua kali Idul Fitri bersama Nabi - tidak satu kali, tidak dua kali - tanpa Adzan atau Iqamah.”

Bab : [Apa Yang Telah Terkait Tentang] Bacaan Selama Dua Hari Raya Idul Fitri

Jami` at-Tirmidhi 533
An-Numan bin Bashir menceritakan

“Untuk dua shalat Idul Fitri dan Jumat, Nabi akan membacakan: “Muliakanlah nama Tuhanmu, Yang Mahatinggi, dan adakah datang kepadamu cerita tentang yang berlebihan? Dan kadang-kadang mereka akan terjadi pada hari yang sama, jadi dia akan membacakan keduanya.”

Jami` at-Tirmidhi 534
Ubaidullah bin Abdullah bin Utbah menceritakan

“Umar bin Al-Khattab bertanya kepada Abu Waqid Al-Laithi apa yang akan dibacakan Rasulullah selama Al-Fitr dan Al-Adha, maka dia berkata: 'Dia akan membaca: Qaf, demi Al-Qur'an yang mulia dan hari kiamat telah mendekat, dan bulan telah terbelah. '”

Jami` at-Tirmidhi 535
Ubaidullah bin Abdullah bin Utbah

Ada rantai lain dengan narasi serupa.

Bab : [Yang Telah Terkait] Tentang Takbir Pada Dua Hari Idul Fitri

Jami` at-Tirmidhi 536
Kathir bin Abdullah menceritakan dari ayah ini, dari kakeknya

“Rasulullah SAW bersabda takbir pada waktu pertama (raka'at) separuh (waktu) sebelum pembacaan, dan pada yang terakhir, lima (kali) sebelum pembacaan.”

Bab : Apa Yang Terkait Tentang 'Tidak Ada Shalat Sebelum Dua Idul Fitri Dan Tidak Ada Shalat Setelahnya '

Jami` at-Tirmidhi 537
Ibnu Abbas menceritakan

“Nabi keluar pada hari Al-Fitr, maka dia shalat dua raka'at, kemudian dia tidak shalat sebelum dan sesudahnya.”

Jami` at-Tirmidhi 538
Abu Bakr bin Hafs - dan dia adalah Ibn Umar bin Sa'd bin Abi Waqas - menceritakan tentang Ibnu Umar, bahwa

“Dia keluar pada hari Idul Fitri, dan dia tidak shalat sebelum atau sesudahnya. Dia menyebutkan bahwa Nabi melakukannya.”

Bab : Tentang Para Wanita yang Akan Keluar Untuk Dua Idul Fitri

Jami` at-Tirmidhi 539
Umm Atiyyah dinarasikan

“Rasulullah memerintahkan para perawan, wanita dewasa, yang terpencil dan yang sedang menstruasi untuk pergi keluar untuk dua hari Idul Fitri. Adapun wanita yang sedang menstruasi, mereka harus menjauh dari Musalla dan berpartisipasi dalam permohonan Muslim. Salah seorang dari mereka berkata: “Wahai Rasulullah! Bagaimana jika dia tidak memiliki Jilbaba? Dia berkata: “Kalau begitu biarlah saudara perempuannya meminjamkan dia jilab.”

Jami` at-Tirmidhi 540
Ada narasi serupa dari Umm Atiyyah

dengan rantai yang lain.

Bab : Apa yang Terkait Tentang Nabi Pergi ke Idul Fitri Dengan Satu Rute, Dan Kembali Dengan Jalan Lain

Jami` at-Tirmidhi 541
Abu Hurairah menceritakan

“Ketika Rasulullah keluar pada hari Idul Fitri dengan satu rute, dia akan kembali dengan jalan lain.”

Bab : [Apa Yang Telah Terkait] Tentang Makan Pada Hari Fitr Sebelum Pergi Keluar

Jami` at-Tirmidhi 542
Abdullah bin Buraidah menceritakan dari ayahnya

“Nabi tidak akan pergi pada hari Fitr sampai dia makan, dan dia tidak akan makan pada hari adha sampai dia shalat.”

Jami` at-Tirmidhi 543
Anas bin Malik menceritakan

“Nabi akan sarapan kurma pada hari Fitr sebelum berangkat ke Musala.”