Jami' at-Tirmidhi

Buku tentang Menyusui

كتاب الرضاع

Bab : Apa yang telah disebutkan tentang tidak disukai untuk memasukkan wanita di punggung mereka

Jami` at-Tirmidhi 1165
Ibnu Abbas menceritakan bahwa Rasulullah berkata

“Allah tidak akan melihat seorang pria yang masuk seorang pria atau seorang wanita di belakang.”

Jami` at-Tirmidhi 1166
Ali menceritakan bahwa Rasulullah berkata

“Apabila salah seorang di antara kamu memadamkan angin maka biarlah dia melakukan wudu, dan jangan masuk ke wanitamu melalui punggung mereka.”

Bab : Apa yang telah dikaitkan tentang tidak disukai wanita untuk pergi keluar sambil mengenakan perhiasan mereka

Jami` at-Tirmidhi 1167
Maimunah bin Sa'd yang menjadi hamba Nabi, menceritakan bahwa Rasulullah berkata

“Perumpamaan tentang wanita yang berjalan untuk mengesankan orang lain dengan perhiasan selain keluarganya, adalah perumpamaan tentang kegelapan pada hari kiamat: tidak ada terang baginya.”

Bab : Apa yang terkait dengan kecemburuan

Jami` at-Tirmidhi 1168
Abu Hurairah menceritakan bahwa Rasulullah berkata

“Allah menjadi cemburu dan orang mukmin menjadi cemburu. Kecemburuan Allah terjadi ketika seorang mukmin melakukan apa yang telah Dia haram baginya.

Bab : Apa yang telah dikaitkan tentang ketidaksukaan bagi seorang wanita untuk bepergian sendirian

Jami` at-Tirmidhi 1169
Abu Sa'id Al-Khudri menceritakan bahwa Rasulullah berkata

“Tidak halal bagi seorang wanita yang beriman kepada Allah dan hari akhir untuk melakukan perjalanan tiga hari atau lebih, kecuali dia ditemani oleh ayahnya, saudaranya, suaminya, anaknya, atau seseorang yang menjadi Mahram baginya.”

Jami` at-Tirmidhi 1170
Abu Hurairah menceritakan bahwa Rasulullah berkata

“Seorang wanita tidak boleh menempuh jarak siang dan malam kecuali dia ditemani oleh seorang Mahram.”

Bab : Apa yang telah dikaitkan tentang tidak disukai untuk memasuki wanita yang suaminya tidak ada

Jami` at-Tirmidhi 1171
Uqbah bin Amir menceritakan bahwa Rasulullah berkata

“Berhati-hatilah dari memasuki wanita.” Maka seorang pria dari Ansar berkata: “Wahai Rasulullah! Apa pendapatmu tentang Hamu? Jadi dia berkata: “Hamu adalah kematian.”

Bab : Peringatan tentang hal itu karena syaitan mengalir (melalui tubuh) seperti aliran darah

Jami` at-Tirmidhi 1172
Jabir menceritakan bahwa Nabi berkata

“Janganlah kamu memasuki Al-Mughibar (wanita-wanita yang suaminya tidak hadir), sesungguhnya syaitan mengalir melalui salah seorang di antara kamu seperti darah mengalir.” Kami berkata: “Dan kamu?” Beliau menjawab: “Dan aku, tetapi Allah menolongku untuk mengatasinya, maka aku selamat.”

Bab : Shaitan berusaha untuk menggoda wanita itu ketika dia keluar

Jami` at-Tirmidhi 1173
Abdullah mengatakan bahwa Rasulullah berkata

“Wanita itu adalah awrah, jadi ketika dia keluar, syaitan berusaha menggoda dia.”

Bab : Ancaman bagi wanita yang mengganggu suaminya

Jami` at-Tirmidhi 1174
Mu'adh bin Jabal menceritakan bahwa Nabi berkata

“Tidak ada seorang wanita yang mengganggu suaminya di dunia kecuali jika istrinya di antara kaum Huril-Ain berkata: “Janganlah kamu mengganggu dia, semoga Allah membinasakan kamu, dia hanya seperti tamu bersama, segera dia akan berpisah dari kamu untuk kami.”