حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَاعِيلَ، حَدَّثَنَا أَبَانُ، حَدَّثَنَا قَتَادَةُ، حَدَّثَنِي أَبُو حَسَّانَ، عَنِ الأَسْوَدِ بْنِ يَزِيدَ، أَنَّ مُعَاذَ بْنَ جَبَلٍ،وَرَّثَ أُخْتًا وَابْنَةً فَجَعَلَ لِكُلِّ وَاحِدَةٍ مِنْهُمَا النِّصْفَ وَهُوَ بِالْيَمَنِ وَنَبِيُّ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يَوْمَئِذٍ حَىٌّ ‏.‏
Terjemahan

Mu'adh bin Jabal mewariskan kepada seorang saudara perempuan dan seorang anak perempuan, lalu ia memberikan kepada masing-masing dari keduanya setengah, sedangkan ia berada di Yaman dan Nabi (sallallahu 'alaihi wa sallam) pada saat itu masih hidup.