حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ عَوْنٍ، أَخْبَرَنَا خَالِدٌ، عَنْ أَبِي حَيَّانَ التَّيْمِيِّ، عَنِ الْمُنْذِرِ بْنِ جَرِيرٍ، قَالَ كُنْتُ مَعَ جَرِيرٍ بِالْبَوَازِيجِ فَجَاءَ الرَّاعِي بِالْبَقَرِ وَفِيهَا بَقَرَةٌ لَيْسَتْ مِنْهَا فَقَالَ لَهُ جَرِيرٌ مَا هَذِهِ قَالَ لَحِقَتْ بِالْبَقَرِ لاَ نَدْرِي لِمَنْ هِيَ . فَقَالَ جَرِيرٌ أَخْرِجُوهَا فَقَدْ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يَقُولُ "لاَ يَأْوِي الضَّالَّةَ إِلاَّ ضَالٌّ "
Terjemahan
Amr bin Awn menceritakan kepada kami, Khalid mengabarkan kepada kami, dari Abu Hayyan at-Taimi, dari Al-Mundhir bin Jarir, ia berkata: Aku bersama Jarir di Bawazij. Gembala datang membawa sapi-sapi, dan di antara sapi-sapi itu terdapat seekor sapi yang bukan bagian dari mereka. Jarir bertanya kepadanya: "Apa ini?" Ia menjawab: "Ia bergabung dengan sapi-sapi ini dan kami tidak tahu milik siapa." Jarir berkata: "Keluarkan ia, karena aku mendengar Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda: 'Tidaklah seseorang menampung binatang yang tersesat melainkan orang yang tersesat (dari kebenaran).'