Rasulullah (ﷺ) bersabda: "Kehormatan istri-istri para mujahidin bagi orang-orang yang tinggal (tidak ikut berperang) adalah seperti kehormatan ibu-ibu mereka. Tidaklah seorang laki-laki dari orang-orang yang tinggal yang menggantikan posisi seorang laki-laki dari para mujahidin pada keluarganya lalu ia mengkhianatinya, melainkan ia akan ditegakkan baginya pada Hari Kiamat, lalu dikatakan kepadanya: 'Orang ini telah mengkhianatimu terhadap keluargamu, maka ambillah dari kebaikan-kebaikannya sesukamu.'" Kemudian Rasulullah (ﷺ) menoleh kepada kami dan bersabda: "Bagaimana menurut kalian?"
Abu Dawud berkata: Qa'nab adalah seorang yang saleh, dan Ibn Abi Laila ingin mengangkat Qa'nab menjadi hakim, tetapi ia menolak dan berkata: "Aku ingin memenuhi suatu keperluan dengan satu dirham dan aku meminta bantuan seseorang untuk itu." Ia berkata: "Dan siapakah di antara kita yang tidak meminta bantuan untuk keperluannya?" Ia berkata: "Keluarkanlah aku agar aku dapat melihat." Maka ia pun dikeluarkan lalu ia menyembunyikan diri. Sufyan berkata: Ketika ia sedang bersembunyi, tiba-tiba rumah runtuh menimpanya dan ia meninggal dunia.