حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ مَنْصُورٍ، حَدَّثَنَا مُغِيرَةُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْحِزَامِيُّ، عَنْ أَبِي الزِّنَادِ، حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ حَمْزَةَ الأَسْلَمِيُّ، عَنْ أَبِيهِ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم أَمَّرَهُ عَلَى سَرِيَّةٍ قَالَ فَخَرَجْتُ فِيهَا وَقَالَ " إِنْ وَجَدْتُمْ فُلاَنًا فَاحْرِقُوهُ بِالنَّارِ " . فَوَلَّيْتُ فَنَادَانِي فَرَجَعْتُ إِلَيْهِ فَقَالَ "إِنْ وَجَدْتُمْ فُلاَنًا فَاقْتُلُوهُ وَلاَ تُحْرِقُوهُ فَإِنَّهُ لاَ يُعَذِّبُ بِالنَّارِ إِلاَّ رَبُّ النَّارِ " .
Terjemahan
Bahwa Rasulullah (ﷺ) mengangkatnya sebagai pemimpin atas sebuah pasukan kecil. Ia berkata: Maka aku pun berangkat bersamanya, dan beliau bersabda: "Jika kalian mendapati si fulan, maka bakarlah ia dengan api." Ia berkata: Kemudian aku beranjak pergi, lalu beliau memanggilku, maka aku kembali kepada beliau, dan beliau bersabda: "Jika kalian mendapati si fulan, maka bunuhlah ia dan jangan kalian membakarnya, karena sesungguhnya tidak ada yang menghukum dengan api kecuali Tuhan pemilik api."