حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَاعِيلَ، قَالَ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ، قَالَ أَخْبَرَنَا ثَابِتٌ، عَنْ أَنَسٍ، أَنَّثَمَانِينَ، رَجُلاً مِنْ أَهْلِ مَكَّةَ هَبَطُوا عَلَى النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم وَأَصْحَابِهِ مِنْ جِبَالِ التَّنْعِيمِ عِنْدَ صَلاَةِ الْفَجْرِ لِيَقْتُلُوهُمْ فَأَخَذَهُمْ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم سَلَمًا فَأَعْتَقَهُمْ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فَأَنْزَلَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ { وَهُوَ الَّذِي كَفَّ أَيْدِيَهُمْ عَنْكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ عَنْهُمْ بِبَطْنِ مَكَّةَ } إِلَى آخِرِ الآيَةِ
Terjemahan
Anas meriwayatkan bahwa delapan puluh orang bersenjata dari penduduk Makkah turun mendatangi Nabi (ﷺ) dan para sahabatnya dari gunung Al-Tan'im pada waktu salat fajar untuk membunuh mereka. Rasulullah (ﷺ) menangkap mereka tanpa pertempuran, lalu Rasulullah (ﷺ) membebaskan mereka. Maka Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Agung menurunkan ayat: Dan Dialah Yang menahan tangan mereka dari kalian dan tangan kalian dari mereka di tengah-tengah kota Makkah sampai akhir ayat.