Sunan Abi Dawud 3597

Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ يُونُسَ، حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ، حَدَّثَنَا عُمَارَةُ بْنُ غَزِيَّةَ، عَنْ يَحْيَى بْنِ رَاشِدٍ، قَالَ جَلَسْنَا لِعَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ فَخَرَجَ إِلَيْنَا فَجَلَسَ فَقَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يَقُولُ ‏"‏مَنْ حَالَتْ شَفَاعَتُهُ دُونَ حَدٍّ مِنْ حُدُودِ اللَّهِ فَقَدْ ضَادَّ اللَّهَ وَمَنْ خَاصَمَ فِي بَاطِلٍ وَهُوَ يَعْلَمُهُ لَمْ يَزَلْ فِي سَخَطِ اللَّهِ حَتَّى يَنْزِعَ عَنْهُ وَمَنْ قَالَ فِي مُؤْمِنٍ مَا لَيْسَ فِيهِ أَسْكَنَهُ اللَّهُ رَدْغَةَ الْخَبَالِ حَتَّى يَخْرُجَ مِمَّا قَالَ ‏"‏ ‏.‏
Terjemahan

Telah menceritakan kepada kami Aḥmad bin Yūnus, telah menceritakan kepada kami Zuhair, telah menceritakan kepada kami ʿUmārah bin Ghaziyyah, dari Yaḥyā bin Rāsyid, ia berkata: Kami duduk menunggu ʿAbdullāh bin ʿUmar, lalu ia keluar menemui kami dan duduk. Ia berkata: Aku mendengar Rasūlullāh shallallāhu ʿalaihi wa sallam bersabda: “Barangsiapa syafaatnya menghalangi salah satu ketentuan hukum Allah, maka sungguh ia telah menentang Allah. Barangsiapa memperdebatkan kebatilan dalam keadaan ia mengetahui, maka ia senantiasa dalam kemurkaan Allah sampai ia berhenti. Dan barangsiapa menuduh seorang mukmin dengan sesuatu yang tidak ada pada dirinya, maka Allah akan menempatkannya di dalam lumpur nanah (penduduk neraka) sampai ia menarik kembali ucapannya.”