حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَاعِيلَ، حَدَّثَنَا حَمَّادٌ، عَنْ عَاصِمٍ الأَحْوَلِ، عَنِ الشَّعْبِيِّ، عَنْ عَدِيِّ بْنِ حَاتِمٍ، أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم قَالَ ‏"‏إِذَا رَمَيْتَ بِسَهْمِكَ وَذَكَرْتَ اسْمَ اللَّهِ فَوَجَدْتَهُ مِنَ الْغَدِ وَلَمْ تَجِدْهُ فِي مَاءٍ وَلاَ فِيهِ أَثَرٌ غَيْرَ سَهْمِكَ فَكُلْ وَإِذَا اخْتَلَطَ بِكِلاَبِكَ كَلْبٌ مِنْ غَيْرِهَا فَلاَ تَأْكُلْ لاَ تَدْرِي لَعَلَّهُ قَتَلَهُ الَّذِي لَيْسَ مِنْهَا ‏"
Terjemahan

Apabila engkau melepaskan anak panahmu dan menyebut nama Allah, lalu engkau menemukannya keesokan harinya dan tidak menemukannya di dalam air, serta tidak ada pada buruan tersebut bekas selain anak panahmu, maka makanlah. Akan tetapi, jika bercampur dengan anjing-anjingmu dan anjing lain yang bukan dari golongan mereka, maka janganlah engkau makan, karena engkau tidak tahu—bisa jadi anjing yang bukan dari golongan merekalah yang membunuhnya.