حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ خَالِدٍ قَالَ‏:‏ حَدَّثَنِي اللَّيْثُ، عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ يَحْيَى بْنِ حِبَّانَ، عَنْ لُؤْلُؤَةَ، عَنْ أَبِي صِرْمَةَ قَالَ‏:‏ كَانَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم يَقُولُ‏:‏ اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ غِنَايَ وَغِنَى مَوْلايَ‏.‏
Terjemahan

Abu Huraira melaporkan bahwa Nabi -semoga Allah memberkatinya dan memberinya kedamaian, berkata, “Permohonan yang paling tegas adalah berkata, 'Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku dan aku hamba-Mu. Saya telah menganiaya diri saya sendiri dan saya mengakui tindakan saya yang salah. Hanya Engkau yang mengampuni perbuatan yang salah, ya Tuhan, ampunilah aku.”