حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَلاَمٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ الثَّقَفِيُّ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا خَالِدٌ الْحَذَّاءُ، عَنْ عِكْرِمَةَ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، أَنَّ رَسُولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم دَخَلَ عَلَى أَعْرَابِيٍّ يَعُودُهُ، فَقَالَ‏:‏ لاَ بَأْسَ عَلَيْكَ، طَهُورٌ إِنْ شَاءَ اللَّهُ، قَالَ‏:‏ قَالَ الأعْرَابِيُّ‏:‏ بَلْ هِيَ حُمَّى تَفُورُ، عَلَى شَيْخٍ كَبِيرٍ، كَيْمَا تُزِيرُهُ الْقُبُورَ، قَالَ‏:‏ فَنَعَمْ إِذًا‏.‏
Terjemahan

Ibnu Abbas melaporkan bahwa Rasulullah, semoga Allah memberkatinya dan memberinya kedamaian, pergi mengunjungi seorang Badui ketika dia sakit dan berkata, “Jangan khawatir. Itu adalah penyucian jika Allah menghendaki.” Dia berkata bahwa Badui berkata, “Itu adalah demam yang mendidih pada orang tua dan akan menyebabkan dia mengunjungi kuburan.” “Itu adalah berkah kalau begitu,” pungkasnya.