حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الْعَزِيزِ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا مَرْوَانُ بْنُ مُعَاوِيَةَ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ كَيْسَانَ، عَنْ أَبِي حَازِمٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ‏:‏ قَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم‏:‏ مَنْ أَصْبَحَ الْيَوْمَ مِنْكُمْ صَائِمًا‏؟‏ قَالَ أَبُو بَكْرٍ‏:‏ أَنَا، قَالَ‏:‏ مَنْ عَادَ مِنْكُمُ الْيَوْمَ مَرِيضًا‏؟‏ قَالَ أَبُو بَكْرٍ‏:‏ أَنَا، قَالَ‏:‏ مَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الْيَوْمَ جَنَازَةً‏؟‏ قَالَ أَبُو بَكْرٍ‏:‏ أَنَا، قَالَ‏:‏ مَنْ أَطْعَمَ الْيَوْمَ مِسْكِينًا‏؟‏ قَالَ أَبُو بَكْرٍ‏:‏ أَنَا‏.‏ قَالَ مَرْوَانُ‏:‏ بَلَغَنِي أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم قَالَ‏:‏ مَا اجْتَمَعَ هَذِهِ الْخِصَالُ فِي رَجُلٍ فِي يَوْمٍ، إِلاَّ دَخَلَ الْجَنَّةَ‏.‏
Terjemahan
Abu Huraira melaporkan bahwa Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam berkati dan memberinya kedamaian, berkata, “Allah berfirman

“Aku meminta makanan kepadamu dan kamu tidak memberiku makan. Dia (hamba-Nya) akan berkata: “Ya Tuhan, bagaimana aku bisa memberi makan kepada-Mu padahal Engkau tidak meminta makanan kepadaku dan Engkau adalah Tuhan semesta alam?” Dia berkata, “Tidakkah kamu tahu bahwa hamba-Ku yang begini meminta makanan kepadamu dan kamu tidak memberinya makan? Tidakkah kamu tahu bahwa jika kamu memberinya makan, kamu akan menemukan tindakan itu bersama-Ku? Anak Adam, Aku meminta air kepadamu dan kamu tidak memberi-Ku air.” Hamba itu akan menjawab, “Ya Tuhan, bagaimana aku bisa memberimu air padahal Engkau adalah Tuhan alam semesta?” Dia berkata, “Hamba-Ku yang begini meminta air kepadamu, tetapi kamu tidak memberinya air. Tidakkah kamu tahu bahwa jika kamu memberinya air, kamu akan menemukan tindakan itu bersama-Ku? Hai anak Adam, aku sakit dan kamu tidak mengunjungi Aku.” Dia berkata: “Ya Tuhan, bagaimanakah aku dapat mengunjungi Engkau padahal Engkau adalah Tuhan semesta alam?” Dia berkata, “Tidakkah kamu tahu bahwa hamba-Ku itu sakit? Seandainya kamu mengunjungi dia, kamu akan menemukan perbuatan itu bersama-Ku (atau kamu akan menemukan Aku bersamanya).