Al-Adab Al-Mufrad
Al-Adab Al-Mufrad 545
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللهِ بْنُ صَالِحٍ قَالَ: حَدَّثَنِي مُعَاوِيَةُ، أَنَّ أَبَا الزَّاهِرِيَّةِ حَدَّثَهُ، عَنْ جُبَيْرِ بْنِ نُفَيْرٍ، عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ أَنَّهُ قَالَ: إِذَا أَحْبَبْتَ أَخًا فَلاَ تُمَارِهِ، وَلاَ تُشَارِّهِ، وَلاَ تَسْأَلْ عَنْهُ، فَعَسَى أَنْ تُوَافِيَ لَهُ عَدُوًّا فَيُخْبِرَكَ بِمَا لَيْسَ فِيهِ، فَيُفَرِّقَ بَيْنَكَ وَبَيْنَهُ.
Terjemahan belum ditinjau. Semua hadis dalam koleksi ini tersedia dalam lima bahasa. Judul dan pendahuluan mungkin tetap dalam bahasa Arab.
Mu‘adz bin Jabal berkata, “Jika engkau menyayangi saudaramu, jangan bertengkar dengannya, jangan memperlakukannya dengan buruk, dan jangan mencari-cari kabar tentangnya. Bisa jadi engkau bertemu dengan musuhnya yang memberitahumu sesuatu yang tidak benar tentangnya, lalu hal itu memisahkan kalian berdua.”