Perpustakaan hadits

Para penyusun

Kenali enam tokoh utama periwayatan hadits: perjalanan hidup, karya, dan tempat mereka dalam perpustakaan.

Al-Bukhārī

محمد بن إسماعيل البخاري

Muhammad ibn Ismāʿīl al-Bukhārī berasal dari Bukhara. Ia mengunjungi berbagai pusat ilmu untuk menghimpun riwayat Nabi. Karyanya memberi perhatian khusus pada sanad dan keandalan para perawi.

Koleksinya

Shahih al-Bukhari menyusun hadits dalam kitab dan bab, dari wahyu hingga tauhid. Karya ini menempati kedudukan penting dalam tradisi Sunni.

Baca koleksi

Muslim ibn al-Ḥajjāj

مسلم بن الحجاج النيسابوري

Muslim ibn al-Ḥajjāj adalah ulama dari Nishapur. Ia mengunjungi Arab, Irak, Syam, dan Mesir untuk mempelajari hadits. Ia bertemu al-Bukhari dan sangat memperhatikan ketepatan redaksi riwayat.

Koleksinya

Shahih Muslim memperhatikan variasi redaksi dan sanad. Bersama Shahih al-Bukhari, keduanya dikenal sebagai Shahihain.

Baca koleksi

Abū Dāwūd

سليمان بن الأشعث السجستاني

Sulaymān ibn al-Ashʿath, dikenal sebagai Abu Dawud, berasal dari Sijistan. Ia belajar kepada Ahmad ibn Hanbal dan menggabungkan kajian hadits dengan fikih.

Koleksinya

Sunan Abi Dawud terutama disusun menurut persoalan ibadah dan hukum. Karya ini termasuk enam kitab hadits yang banyak dipelajari dalam tradisi Sunni.

Baca koleksi

At-Tirmidhī

محمد بن عيسى الترمذي

Abū ʿĪsā Muhammad ibn ʿĪsā at-Tirmidhī mendalami ilmu dan periwayatan hadits. Al-Bukhari termasuk gurunya, dan ia melakukan perjalanan untuk menemui para ulama.

Koleksinya

Jamiʿ at-Tirmidhi menghimpun riwayat tentang berbagai aspek kehidupan beragama. Karya ini termasuk enam koleksi utama dalam tradisi Sunni.

Baca koleksi

An-Nasāʾī

أحمد بن شعيب النسائي

Ahmad ibn Shuʿayb an-Nasa’i lahir di Nasa, Khurasan. Ia melakukan perjalanan menuntut ilmu sebelum menetap di Mesir dan mengajarkan hadits kepada banyak murid.

Koleksinya

Sunan an-Nasa’i, juga dikenal sebagai Al-Mujtaba, termasuk enam koleksi utama hadits dan disusun dalam kitab-kitab tematik.

Baca koleksi

Ibn Mājah

محمد بن يزيد القزويني

Muhammad ibn Yazīd Ibn Majah berasal dari Qazvin. Setelah belajar di kota asalnya, ia mengunjungi Irak, Hijaz, Mesir, dan Syam untuk berguru kepada ahli hadits.

Koleksinya

Sunan Ibn Majah terutama membahas hukum dan ibadah, serta akidah dan akhlak. Karya ini melengkapi enam koleksi utama hadits.