Sahih al-Bukhari

Sahih al-Bukhari 5256

Haruskah seorang pria memberi tahu istrinya secara langsung bahwa dia sudah bercerai
Teks hadis bahasa Arab
وَقَالَ الْحُسَيْنُ بْنُ الْوَلِيدِ النَّيْسَابُورِيُّ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، عَنْ عَبَّاسِ بْنِ سَهْلٍ، عَنْ أَبِيهِ، وَأَبِي، أُسَيْدٍ قَالاَ تَزَوَّجَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم أُمَيْمَةَ بِنْتَ شَرَاحِيلَ، فَلَمَّا أُدْخِلَتْ عَلَيْهِ بَسَطَ يَدَهُ إِلَيْهَا فَكَأَنَّهَا كَرِهَتْ ذَلِكَ فَأَمَرَ أَبَا أُسَيْدٍ أَنْ يُجَهِّزَهَا وَيَكْسُوَهَا ثَوْبَيْنِ رَازِقِيَّيْنِ‏.‏
Terjemahan
Diriwayatkan Sahl dan Abu Usaid

Nabi (ﷺ) menikahi Umaima binti Sharahil, dan ketika dia dibawa kepadanya, dia mengulurkan tangannya ke arahnya. Tampaknya dia tidak menyukai itu, sehingga Nabi (ﷺ) memerintahkan Abu Usaid untuk menyiapkannya dan memberinya dua gaun linen putih.