Sahih al-Bukhari
Sahih al-Bukhari 3895
Farwah bin Abi al-Mughra' menceritakan kepadaku: Ali bin Mushir menceritakan kepada kami, dari Hisyam, dari ayahnya, dari Aisyah radhiyallahu 'anha, ia berkata: “Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam menikahiku ketika aku berusia enam tahun. Kami tiba di Madinah dan singgah di perkampungan Bani al-Harits bin Khazraj. Aku menderita sakit demam sehingga rambutku rontok, lalu tumbuh kembali menjadi rambut yang indah. Ibuku, Ummu Ruman, datang menemuiku ketika aku sedang berada di atas ayunan bersama teman-temanku. Ia memanggilku, lalu aku menemuinya tanpa mengetahui apa yang ia inginkan dariku. Ia memegang tanganku dan membawaku hingga ke pintu rumah. Aku dalam keadaan terengah-engah sampai nafasku tenang kembali. Kemudian ia mengambil sedikit air dan mengusap wajah serta kepalaku, lalu memasukkanku ke dalam rumah. Ternyata di dalam rumah ada beberapa wanita Anshar. Mereka berkata: “Semoga ini membawa kebaikan, keberkahan, dan sebaik-baik pertanda.” Ia menyerahkanku kepada mereka, lalu mereka memperbaiki penampilanku. Tidak ada yang mengejutkanku kecuali kedatangan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam di waktu dhuha. Ia menyerahkanku kepada beliau, dan saat itu aku berusia sembilan tahun.”