Sahih al-Bukhari

Sahih al-Bukhari 7419

“... dan takhta-Nya ada di atas air...”
Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ، أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ، عَنْ هَمَّامٍ، حَدَّثَنَا أَبُو هُرَيْرَةَ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ ‏"‏إِنَّ يَمِينَ اللَّهِ مَلأَى لاَ يَغِيضُهَا نَفَقَةٌ سَحَّاءُ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ، أَرَأَيْتُمْ مَا أَنْفَقَ مُنْذُ خَلَقَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضَ فَإِنَّهُ لَمْ يَنْقُصْ مَا فِي يَمِينِهِ، وَعَرْشُهُ عَلَى الْمَاءِ وَبِيَدِهِ الأُخْرَى الْفَيْضُ ـ أَوِ الْقَبْضُ ـ يَرْفَعُ وَيَخْفِضُ ‏"
Terjemahan
Narasi Abu Huraira

Rasulullah SAW bersabda, “Tangan kanan Allah itu penuh, dan (kepenuhannya) tidak terpengaruh oleh bermalam dan siang yang terus menerus. ﷺ Apakah kamu melihat apa yang telah Dia habiskan sejak Dia menciptakan langit dan bumi? Namun semua itu tidak mengurangi apa yang ada di tangan kanan-Nya. Takhta-Nya ada di atas air dan di tangan-Nya yang lain ada karunia atau kuasa untuk mendatangkan kematian, dan Dia membangkitkan beberapa orang dan menurunkan yang lain.” (Lihat Hadis No. 508)