Syarat-syarat yang diperbolehkan dalam memeluk Islam, dan dalam kontrak dan transaksi Sahih al-Bukhari 2713

Teks hadis bahasa Arab
قَالَ عُرْوَةُ فَأَخْبَرَتْنِي عَائِشَةُ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم كَانَ يَمْتَحِنُهُنَّ بِهَذِهِ الآيَةِ ‏‏{‏يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا جَاءَكُمُ الْمُؤْمِنَاتُ مُهَاجِرَاتٍ فَامْتَحِنُوهُنَّ ‏}‏ إِلَى ‏‏{‏غَفُورٌ رَحِيمٌ‏}‏‏.‏ قَالَ عُرْوَةُ قَالَتْ عَائِشَةُ فَمَنْ أَقَرَّ بِهَذَا الشَّرْطِ مِنْهُنَّ قَالَ لَهَا رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ‏"‏ قَدْ بَايَعْتُكِ ‏"‏‏.‏ كَلاَمًا يُكَلِّمُهَا بِهِ، وَاللَّهِ مَا مَسَّتْ يَدُهُ يَدَ امْرَأَةٍ قَطُّ فِي الْمُبَايَعَةِ، وَمَا بَايَعَهُنَّ إِلاَّ بِقَوْلِهِ‏.‏
Terjemahan
Narasi `Urwa

Aisha berkata kepadaku, “Rasulullah (ﷺ) biasa memeriksa mereka menurut ayat ini: “Wahai orang-orang yang beriman! Apabila perempuan-perempuan yang beriman datang kepadamu, sebagai orang-orang yang beriman menguji mereka. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (60,12-12) Aisyah berkata, “Apabila ada di antara mereka yang menyetujui syarat itu, Rasul Allah akan berkata kepadanya: “Aku telah menerima janji kesetiaanmu.” Dia hanya akan mengatakan itu, tetapi demi Allah dia tidak pernah menyentuh tangan wanita mana pun (yaitu tidak pernah berjabat tangan dengan mereka) saat mengambil janji kesetiaan dan dia tidak pernah mengambil janji kesetiaan mereka kecuali dengan kata-katanya (hanya).