Sahih al-Bukhari
Sahih al-Bukhari 1290
Pernyataan Nabi صلى الله عليه وسلم : "Almarhum dihukum karena tangisan (dengan ratapan) beberapa kerabatnya, jika meratap adalah kebiasaan orang mati itu."
Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ خَلِيلٍ، حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُسْهِرٍ، حَدَّثَنَا أَبُو إِسْحَاقَ ـ وَهْوَ الشَّيْبَانِيُّ ـ عَنْ أَبِي بُرْدَةَ، عَنْ أَبِيهِ، قَالَ لَمَّا أُصِيبَ عُمَرُ ـ رضى الله عنه ـ جَعَلَ صُهَيْبٌ يَقُولُ وَاأَخَاهُ. فَقَالَ عُمَرُ أَمَا عَلِمْتَ أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم قَالَ "إِنَّ الْمَيِّتَ لَيُعَذَّبُ بِبُكَاءِ الْحَىِّ "
Terjemahan
Diriwayatkan Abu Burda
Bahwa ayahnya berkata, "Ketika 'Umar ditikam, Suhaib mulai menangis: Wahai saudaraku! 'Umar berkata, 'Tidakkah kamu tahu bahwa Nabi (صلى الله عليه وسلم) berkata: Almarhum disiksa karena tangisan orang yang hidup'?"