حَدَّثَنَا أَبُو مَعْمَرٍ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَارِثِ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ، عَنْ أَنَسٍ ـ رضى الله عنه ـ قَالَ قَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم ‏"‏ مَا مِنَ النَّاسِ مِنْ مُسْلِمٍ يُتَوَفَّى لَهُ ثَلاَثٌ لَمْ يَبْلُغُوا الْحِنْثَ، إِلاَّ أَدْخَلَهُ اللَّهُ الْجَنَّةَ بِفَضْلِ رَحْمَتِهِ إِيَّاهُمْ ‏"‏‏.‏
Terjemahan
Diriwayatkan Abu Huraira

Nabi (صلى الله عليه وسلم) bersabda, "Tidak ada Muslim yang ketiga anaknya meninggal akan pergi ke neraka kecuali untuk sumpah Allah (yaitu setiap orang harus melewati jembatan di atas lautan api)."

Comment

Teks Hadis & Referensi

Nabi (ﷺ) bersabda, "Tidak ada Muslim yang tiga anaknya meninggal akan masuk Neraka kecuali karena sumpah Allah (yaitu setiap orang harus melewati jembatan di atas danau api)."

Sumber: Sahih al-Bukhari 1251 | Kitab: Pemakaman (Al-Janaa'iz)

Komentar tentang Makna

Hadis ini menunjukkan rahmat Allah yang sangat besar kepada orang tua yang beriman yang menghadapi cobaan kehilangan anak. Frasa "kecuali karena sumpah Allah" merujuk pada penyeberangan Sirat (jembatan di atas Neraka) yang tak terhindarkan yang harus dilakukan setiap jiwa pada Hari Kiamat. Janji ini berarti orang tua seperti itu pada akhirnya akan diberikan Surga, setelah disucikan melalui kesabaran mereka dan diberikan status pendoa syafaat melalui anak-anak mereka yang telah meninggal.

Penjelasan Ulama

Ulama klasik menjelaskan bahwa ketiga anak harus meninggal sebelum mencapai usia baligh, karena mereka dianggap suci dan secara otomatis diberikan Surga. Pahala orang tua datang dari bertahan dengan sabar melalui ujian berat ini sambil mempertahankan iman.

Imam Ibn Hajar al-Asqalani mencatat dalam Fath al-Bari bahwa hadis ini berlaku sama untuk ibu dan ayah, dan bahwa anak-anak mungkin berasal dari beberapa kehamilan atau kelahiran tunggal.

Manfaat & Pelajaran Spiritual

Ajaran ini menawarkan penghiburan yang mendalam bagi orang tua Muslim yang berduka, mengubah kehilangan mereka menjadi sarana peningkatan spiritual. Ini menggambarkan bagaimana cobaan duniawi dapat menjadi jalan menuju pahala abadi ketika dihadapi dengan iman dan kesabaran.

Hadis ini juga menekankan pentingnya memandang anak-anak sebagai amanah dari Allah dan sarana potensial untuk mendekatkan diri kepada-Nya, baik melalui kehidupan atau kematian mereka.