حَدَّثَنَا حَفْصُ بْنُ عُمَرَ، حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، عَنْ عَلْقَمَةَ بْنِ مَرْثَدٍ، عَنْ سَعْدِ بْنِ عُبَيْدَةَ، عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ ـ رضى الله عنهما ـ عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ ‏"‏ إِذَا أُقْعِدَ الْمُؤْمِنُ فِي قَبْرِهِ أُتِيَ، ثُمَّ شَهِدَ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ، وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ، فَذَلِكَ قَوْلُهُ ‏{‏يُثَبِّتُ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا بِالْقَوْلِ الثَّابِتِ‏}‏ ‏"‏‏.‏ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا غُنْدَرٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ بِهَذَا وَزَادَ ‏{‏يُثَبِّتُ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا‏}‏ نَزَلَتْ فِي عَذَابِ الْقَبْرِ‏.‏
Terjemahan
Diriwayatkan Anas bin Malik

Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) bersabda, "Ketika budak (Allah) dimasukkan ke dalam kuburannya dan teman-temannya kembali dan dia bahkan mendengar langkah kaki mereka, dua malaikat datang kepadanya dan membuatnya duduk dan bertanya, 'Apa yang kamu katakan tentang orang ini (yaitu Muhammad)?' Orang beriman yang beriman akan berkata, 'Aku bersaksi bahwa dia adalah hamba Allah dan rasul-Nya.' Kemudian mereka akan berkata kepadanya: 'Lihatlah tempatmu di dalam Api Neraka; Allah telah memberimu tempat di surga sebagai gantinya.' Jadi dia akan melihat kedua tempatnya." (Qatada berkata, "Kami diberitahu bahwa makamnya akan dibuat luas." Kemudian Qatada kembali ke riwayat Anas yang berkata;) Sedangkan orang munafik atau orang yang tidak percaya akan ditanya, "Apa yang biasa kamu katakan tentang orang ini." Dia akan menjawab, "Saya tidak tahu; tetapi saya biasa mengatakan apa yang biasa dikatakan orang-orang." Maka mereka akan berkata kepadanya: "Engkau tidak tahu dan tidak mengambil petunjuk (dengan membaca Al-Qur'an)." Kemudian dia akan dipukul dengan palu besi sekali, bahwa dia akan mengirim teriakan seperti yang akan didengar oleh semua orang di dekatnya, kecuali jin dan manusia. (Lihat Hadis No. 422).

Comment

Komentar Hadis: Interogasi Kubur

Narasi mendalam dari Sahih al-Bukhari 1374 ini merinci ujian awal yang dihadapi setiap jiwa setelah penguburan. Pertanyaan dimulai segera setelah para pelayat pergi, menunjukkan kecepatan keadilan ilahi.

Dua malaikat yang disebutkan adalah Munkar dan Nakīr, ditunjuk khusus untuk tujuan ini. Pertanyaan mereka berfokus secara eksklusif pada keyakinan almarhum mengenai Nabi Muhammad (ﷺ), karena pengakuan yang tepat atas kenabiannya adalah fondasi iman Islam.

Tanggapan Orang Beriman

Orang beriman sejati menjawab dengan syahadat - menegaskan keesaan Allah dan kerasulan Muhammad. Kesaksian ini, yang diucapkan dengan tulus dalam kehidupan duniawi, menjadi keselamatan mereka di kubur.

Perluasan kubur yang disebutkan oleh Qatada mewakili rahmat ilahi - kubur orang beriman menjadi taman dari Surga, dipenuhi cahaya dan kenyamanan hingga Hari Kebangkitan.

Nasib Orang Kafir

Orang munafik atau kafir merespons dengan penghindaran, mengklaim hanya mengikuti pendapat orang lain. Ini mencerminkan kebangkrutan spiritual dan kurangnya keyakinan mereka.

Pukulan palu besi mewakili dimulainya hukuman ilahi. Jeritan kesakitan mereka didengar oleh semua ciptaan kecuali manusia dan jin, menjaga ujian iman bagi yang hidup.

Wawasan Ilmiah

Hadis ini menetapkan realitas hukuman dan pahala kubur. Para ulama menekankan bahwa penglihatan orang beriman terhadap kedua tempat berfungsi sebagai konfirmasi langsung janji dan peringatan ilahi.

Narasi ini menggarisbawahi pentingnya kritis keyakinan yang benar dan konsekuensi mendalam dari kesaksian seseorang tentang Utusan Allah (ﷺ).