Sahih al-Bukhari
Sahih al-Bukhari 5473
Al-Fara'
Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنَا عَبْدَانُ، حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ، أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ، أَخْبَرَنَا الزُّهْرِيُّ، عَنِ ابْنِ الْمُسَيَّبِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ ـ رضى الله عنه ـ عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ "لاَ فَرَعَ وَلاَ عَتِيرَةَ ". وَالْفَرَعُ أَوَّلُ النِّتَاجِ، كَانُوا يَذْبَحُونَهُ لَطِوَاغِيتِهِمْ، وَالْعَتِيرَةُ فِي رَجَبٍ
Terjemahan
Diriwayatkan Abu Huraira
Nabi (ﷺ) bersabda, "Baik Fara' maupun 'Atira (tidak diperbolehkan):" Al-Fara' maupun 'Atira (diperbolehkan):" Al-Fara' adalah keturunan pertama (unta atau domba) yang digunakan oleh orang-orang untuk mempersembahkan (sebagai korban) kepada berhala-berhala mereka. Dan Al-'Atira adalah (seekor domba yang akan disembelih) pada bulan Rajab.