Sahih al-Bukhari

Sahih al-Bukhari 2645

Untuk memberikan kesaksian tentang garis keturunan, membina hubungan menyusui dan orang mati
Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنَا مُسْلِمُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ، حَدَّثَنَا هَمَّامٌ، حَدَّثَنَا قَتَادَةُ، عَنْ جَابِرِ بْنِ زَيْدٍ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ ـ رضى الله عنهما ـ قَالَ قَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم فِي بِنْتِ حَمْزَةَ ‏"‏لاَ تَحِلُّ لِي، يَحْرُمُ مِنَ الرَّضَاعِ مَا يَحْرُمُ مِنَ النَّسَبِ، هِيَ بِنْتُ أَخِي مِنَ الرَّضَاعَةِ ‏"
Terjemahan
Diriwayatkan oleh Ibnu `Abbas

Nabi (ﷺ) berkata tentang putri Hamza, “Saya tidak diizinkan secara hukum untuk menikahinya, karena hubungan asuh diperlakukan seperti hubungan darah (dalam urusan perkawinan). Dia adalah putri saudara angkat saya.”