Sahih al-Bukhari
Sahih al-Bukhari 1455
Baik hewan tua, atau hewan cacat, maupun kambing jantan tidak boleh dianggap sebagai zakat
Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ، قَالَ حَدَّثَنِي أَبِي قَالَ، حَدَّثَنِي ثُمَامَةُ، أَنَّ أَنَسًا ـ رضى الله عنه ـ حَدَّثَهُ أَنَّ أَبَا بَكْرٍ ـ رضى الله عنه ـ كَتَبَ لَهُ {الصَّدَقَةَ} الَّتِيأَمَرَ اللَّهُ رَسُولَهُ صلى الله عليه وسلم " وَلاَ يُخْرَجُ فِي الصَّدَقَةِ هَرِمَةٌ، وَلاَ ذَاتُ عَوَارٍ، وَلاَ تَيْسٌ، إِلاَّ مَا شَاءَ الْمُصَدِّقُ "
Terjemahan
Riwayat Anas
Abu Bakar menulis kepadaku apa yang Allah perintahkan kepada Rasul-Nya (tentang Zakat) yang berbunyi: Baik binatang tua maupun hewan yang cacat, maupun kambing jantan tidak boleh diambil sebagai zakat kecuali jika pemungut zakat menginginkannya (untuk mengambilnya).