Sahih al-Bukhari
Sahih al-Bukhari 1409
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى، حَدَّثَنَا يَحْيَى، عَنْ إِسْمَاعِيلَ، قَالَ حَدَّثَنِي قَيْسٌ، عَنِ ابْنِ مَسْعُودٍ ـ رضى الله عنه ـ قَالَ سَمِعْتُ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم يَقُولُ " لاَ حَسَدَ إِلاَّ فِي اثْنَتَيْنِ رَجُلٌ آتَاهُ اللَّهُ مَالاً فَسَلَّطَهُ عَلَى هَلَكَتِهِ فِي الْحَقِّ، وَرَجُلٌ آتَاهُ اللَّهُ حِكْمَةً فَهْوَ يَقْضِي بِهَا وَيُعَلِّمُهَا ".
Muhammad bin al-Mutsanna telah menceritakan kepada kami: Yahya telah menceritakan kepada kami, dari Ismaʿil, yang berkata: Qais menceritakan kepadaku, dari Ibnu Masʿud (semoga Allah meridainya), yang berkata: Aku mendengar Nabi ﷺ bersabda, “Tidak ada iri yang dibenarkan kecuali terhadap dua orang: orang yang Allah beri harta lalu ia menggunakannya sepenuhnya untuk kebenaran, dan orang yang Allah beri hikmah lalu ia memutuskan perkara dengannya dan mengajarkannya.”