Seseorang tidak boleh mengulangi wudhu jika ragu kecuali dan sampai dia yakin (bahwa dia telah kehilangan wudhu karena memiliki Hadath) Sahih al-Bukhari 137

Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنَا عَلِيٌّ، قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، قَالَ حَدَّثَنَا الزُّهْرِيُّ، عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ، وَعَنْ عَبَّادِ بْنِ تَمِيمٍ، عَنْ عَمِّهِ، أَنَّهُ شَكَا إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم الرَّجُلُ الَّذِي يُخَيَّلُ إِلَيْهِ أَنَّهُ يَجِدُ الشَّىْءَ فِي الصَّلاَةِ‏.‏ فَقَالَ ‏"‏لاَ يَنْفَتِلْ ـ أَوْ لاَ يَنْصَرِفْ ـ حَتَّى يَسْمَعَ صَوْتًا أَوْ يَجِدَ رِيحًا ‏"
Terjemahan
Diriwayatkan 'Abbad bin Tamim

Paman saya bertanya kepada Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) tentang seseorang yang membayangkan telah melewati angin saat shalat. Rasul Allah menjawab: "Dia tidak boleh meninggalkan shalatnya kecuali dia mendengar suara atau mencium sesuatu."