Bulugh al-Maram
Book 16, Hadith 125
Teks hadis bahasa Arab
وَعَنْ بُرَيْدَةَ - رضى الله عنه - قَالَ: { سَمِعَ اَلنَّبِيُّ - صلى الله عليه وسلم -رَجُلاً يَقُولُ: اَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِأَنِّي أَشْهَدُ أَنَّكَ أَنْتَ اَللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ, اَلْأَحَدُ اَلصَّمَدُ, اَلَّذِي لَمْ يَلِدْ, وَلَمْ يُولَدْ, وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ. فَقَالَ" لَقَدْ سَأَلَ اَللَّهُ بِاسْمِهِ اَلَّذِي إِذَا سُئِلَ بِهِ أَعْطَى, وَإِذَا دُعِيَ بِهِ أَجَابَ } أَخْرَجَهُ اَلْأَرْبَعَةُ, وَصَحَّحَهُ اِبْنُ حِبَّانَ . 1 .1 - صحيح. رواه أبو داود (1493)، والنسائي في" الكبرى" (4 / 394- 395). والترمذي (3475)، وابن ماجه (3857)، وابن حبان (2383).
Terjemahan
Nabi – semoga salawat dan salam Allah atas beliau – mendengar seorang laki-laki berdoa: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu dengan persaksianku bahwa Engkau adalah Allah, tidak ada tuhan selain Engkau, Yang Maha Esa, Tempat Bergantung, Yang tidak beranak dan tidak diperanakkan, dan tidak ada seorang pun yang setara dengan-Nya.”
Maka beliau bersabda: “Sungguh ia telah memohon kepada Allah dengan nama-Nya yang apabila dimohon dengannya, Dia memberi, dan apabila diseru dengannya, Dia mengabulkan.”
Diriwayatkan oleh yang empat, dan Ibnu Hibban mensahihkannya.