Bulugh al-Maram
Book 16, Hadith 90
Teks hadis bahasa Arab
وَعَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ - رضى الله عنه - قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ - صلى الله عليه وسلم -{ اَلْمُؤْمِنُ اَلْقَوِيُّ خَيْرٌ وَأَحَبُّ إِلَى اَللَّهِ مِنْ اَلْمُؤْمِنِ اَلضَّعِيفِ, وَفِي كُلٍّ خَيْرٌ, اِحْرِصْ عَلَى مَا يَنْفَعُكَ, وَاسْتَعِنْ بِاَللَّهِ, وَلَا تَعْجَزْ, وَإِنْ أَصَابَكَ شَيْءٌ فَلَا تَقُلْ: لَوْ أَنِّي فَعَلْتُ كَانَ كَذَا وَكَذَا, وَلَكِنْ قُلْ: قَدَّرَ اَللَّهُ وَمَا شَاءَ فَعَلَ; فَإِنَّ لَوْ تَفْتَحُ عَمَلَ اَلشَّيْطَانِ } أَخْرَجَهُ مُسْلِمٌ . 1 .1 - صحيح. رواه مسلم (2664).
Terjemahan
Orang mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada orang mukmin yang lemah, dan pada setiap satunya terdapat kebaikan. Bersemangatlah atas apa yang bermanfaat bagimu, mohonlah pertolongan kepada Allah, dan janganlah lemah. Jika sesuatu menimpamu, janganlah berkata: «Seandainya aku melakukan begini dan begitu, niscaya akan terjadi begini dan begitu», tetapi katakanlah: «Allah telah menakdirkannya dan apa yang Dia kehendaki, Dia lakukan; karena sesungguhnya (ucapan) ‘seandainya’ membuka perbuatan setan».