Bulugh al-Maram 582
Teks hadis bahasa Arab
وَعَنْ ضَمْرَةَ بْنِ حَبِيبٍ أَحَدِ التَّابِعِينَ قَالَ: { كَانُوا يَسْتَحِبُّونَ إِذَا سُوِّيَ عَلَى الْمَيِّتِ قَبْرُهُ, وَانْصَرَفَ اَلنَّاسُ عَنْهُ, أَنْ يُقَالَ عِنْدَ قَبْرِهِ: يَا فُلَانُ! قُلْ: لَا إِلَهَ إِلَّا اَللَّهُ. ثَلَاثُ مَرَّاتٍ, يَا فُلَانُ! قُلْ: رَبِّيَ اللَّهُ, وَدِينِيَ الْإِسْلَامُ, وَنَبِيِّ مُحَمَّدٌ - صلى الله عليه وسلم -} رَوَاهُ سَعِيدُ بْنُ مَنْصُورٍ مَوْقُوفًا . 1 .1 - ضعيف.
Terjemahan
Damrah bin Habib (salah seorang dari Tabi'in atau pengikut sahabat) menceritakan, “Mereka (para sahabat yang dia temui) merekomendasikan bahwa setelah kuburan diratakan dan orang-orang pergi, seseorang harus berdiri di dekat kuburan dan berkata tiga kali kepada orang yang meninggal, 'Wahai orang itu, katakanlah
“Tidak ada tuhan selain Allah”, 'Wahai orang itu, katakanlah: “Allah adalah Tuhanku, Islam adalah agama saya, dan Muhammad adalah nabi saya.” Dikutip oleh Sa'id bin Mansur.