Bulugh al-Maram
Book 7, Hadith 203
Teks hadis bahasa Arab
وَعَنْ عِيَاضِ بْنِ حِمَارٍ - رضى الله عنه - قَالَ : قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ - صلى الله عليه وسلم -{ مَنْ وَجَدَ لُقَطَةً فَلْيُشْهِدْ ذَوَيْ عَدْلٍ , وَلْيَحْفَظْ عِفَاصَهَا وَوِكَاءَهَا , ثُمَّ لَا يَكْتُمْ , وَلَا يُغَيِّبْ , فَإِنْ جَاءَ رَبُّهَا فَهُوَ أَحَقُّ بِهَا , وَإِلَّا فَهُوَ مَالُ اَللَّهِ يُؤْتِيهِ مَنْ يَشَاءُ } رَوَاهُ أَحْمَدُ, وَالْأَرْبَعَةُ إِلَّا اَلتِّرْمِذِيَّ , وَصَحَّحَهُ اِبْنُ خُزَيْمَةَ , وَابْنُ اَلْجَارُودِ , وَابْنُ حِبَّان َ 1 .1 - صحيح . رواه أحمد ( 4 / 261 - 262 و 266 - 267 ) ، وأبو داود ( 1709 ) ، والنسائي في " الكبرى " ( 3 / 418 ) ، وابن ماجه ( 2505 ) ، وابن حبان ( 1169 موارد ) ، وابن الجارود ( 671 ).
Terjemahan
Rasulullah (ﷺ) bersabda: “Barangsiapa menemukan barang temuan, hendaklah ia menghadirkan dua orang yang adil sebagai saksi, hendaklah ia menjaga (mengingat ciri-ciri) wadahnya dan talinya, kemudian janganlah ia menyembunyikannya dan janganlah ia menghilangkannya. Jika pemiliknya datang, maka ia lebih berhak atasnya; jika tidak, maka itu adalah harta Allah yang Dia berikan kepada siapa yang Dia kehendaki.” [Diriwayatkan oleh Ahmad dan al-Arba‘ah kecuali at-Tirmidzi; Ibnu Khuzaimah, Ibnu al-Jarud dan Ibnu Hibban menilainya sahih (otentik).]