Bulugh al-Maram
Book 7, Hadith 34
Teks hadis bahasa Arab
وَعَنْهُ قَالَ: { نَهَى رَسُولُ اَللَّهِ - صلى الله عليه وسلم -أَنْ يَبِيعَ حَاضِرٌ لِبَادٍ, وَلَا تَنَاجَشُوا, وَلَا يَبِيعُ اَلرَّجُلُ عَلَى بَيْعِ أَخِيهِ, وَلَا يَخْطُبُ عَلَى خِطْبَةِ أَخِيهِ, وَلَا تُسْأَلُ اَلْمَرْأَةُ طَلَاقَ أُخْتِهَا لِتَكْفَأَ مَا فِي إِنَائِهَا } مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ 1 .1 - صحيح. رواه البخاري ( 2140 )، ومسلم ( 1515 )، واللفظ للبخاري.
Terjemahan
Rasulullah – semoga salawat dan salam Allah tercurah kepadanya – melarang seorang penduduk kota menjualkan barang untuk orang dusun, kalian melakukan penawaran palsu untuk menaikkan harga, seorang laki-laki menjual di atas penjualan saudaranya, ia meminang di atas pinangan saudaranya, dan seorang perempuan meminta perceraian saudarinya agar ia dapat mengambil alih apa yang ada di dalam bejananya. [Disepakati oleh al-Bukhari dan Muslim].