Bulugh al-Maram

Book 7, Hadith 58

Teks hadis bahasa Arab
وَعَنْ اِبْنِ عُمَرَ ‏-رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهُمَا‏-, عَنْ رَسُولِ اَللَّهِ ‏- صلى الله عليه وسلم ‏-قَالَ: { إِذَا تَبَايَعَ اَلرَّجُلَانِ, فَكُلُّ وَاحِدٍ مِنْهُمَا بِالْخِيَارِ مَا لَمْ يَتَفَرَّقَا وَكَانَا جَمِيعاً, أَوْ يُخَيِّرُ أَحَدُهُمَا اَلْآخَرَ, فَإِنْ خَيَّرَ أَحَدُهُمَا اَلْآخَرَ فَتَبَايَعَا عَلَى ذَلِكَ فَقَدَ وَجَبَ اَلْبَيْعُ, وَإِنْ تَفَرَّقَا بَعْدَ أَنْ تَبَايَعَا, وَلَمْ يَتْرُكْ وَاحِدٌ مِنْهُمَا اَلْبَيْعَ فَقَدْ وَجَبَ اَلْبَيْعُ } مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ, وَاللَّفْظُ لِمُسْلِمٍ 1‏ .‏‏1 ‏- صحيح.‏ رواه البخاري ( 2112 )‏، ومسلم ( 1531 )‏ ( 44 )‏.‏
Terjemahan

Rasulullah —semoga Allah memberi selawat dan salam kepadanya— bersabda: “Apabila dua orang melakukan jual beli, maka masing-masing dari keduanya memiliki hak pilih selama keduanya belum berpisah dan masih bersama, atau salah seorang dari keduanya memberi pilihan kepada yang lain. Jika salah seorang dari keduanya memberi pilihan kepada yang lain lalu keduanya melakukan jual beli atas dasar itu, maka jual beli itu menjadi mengikat, dan jika keduanya berpisah setelah melakukan jual beli sedangkan tidak seorang pun dari keduanya membatalkan jual beli itu, maka jual beli itu menjadi mengikat.” [Muttafaq ‘alaih; lafaznya milik Muslim.]