Sunan Ibn Majah

Sunan Ibn Majah 2767

Keutamaan menjaga perbatasan demi jalan Allah
Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنَا يُونُسُ بْنُ عَبْدِ الأَعْلَى، حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ وَهْبٍ، أَخْبَرَنِي اللَّيْثُ، عَنْ زُهْرَةَ بْنِ مَعْبَدٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ ‏"‏ مَنْ مَاتَ مُرَابِطًا فِي سَبِيلِ اللَّهِ أَجْرَى عَلَيْهِ أَجْرَ عَمَلِهِ الصَّالِحِ الَّذِي كَانَ يَعْمَلُ وَأَجْرَى عَلَيْهِ رِزْقَهُ وَأَمِنَ مِنَ الْفَتَّانِ وَبَعَثَهُ اللَّهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ آمِنًا مِنَ الْفَزَعِ ‏"
Terjemahan
Tidak disebutkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah (ﷺ) bersabda

"Barangsiapa mati karena dipersiapkan di jalan Allah, akan diberikan pahala atas perbuatan baik yang telah dilakukannya, dan dia akan diupah dengan rezeki, dan dia akan dijaga aman dari Fattan,* dan Allah akan membangkitkan dia pada hari kiamat dengan bebas."