Sunan Ibn Majah

Sunan Ibn Majah 1930

Seorang pria tidak boleh menikah dengan seorang wanita bersama dengan bibi dari pihak ayah atau pihak ibunya pada saat yang sama
Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنَا أَبُو كُرَيْبٍ، حَدَّثَنَا عَبْدَةُ بْنُ سُلَيْمَانَ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِسْحَاقَ، عَنْ يَعْقُوبَ بْنِ عُتْبَةَ، عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ يَسَارٍ، عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ، قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ ـ صلى الله عليه وسلمـ يَنْهَى عَنْ نِكَاحَيْنِ أَنْ يَجْمَعَ الرَّجُلُ بَيْنَ الْمَرْأَةِ وَعَمَّتِهَا وَبَيْنَ الْمَرْأَةِ وَخَالَتِهَا ‏.‏
Terjemahan
Diriwayatkan bahwa Abu Sa'eed Al-Khudri berkata

"Saya mendengar Rasulullah melarang dua jenis pernikahan: Bagi seorang pria untuk menikah dengan seorang wanita dan bibi dari pihak ayah (pada saat yang sama), dan dengan seorang wanita dan bibi dari pihak ibunya (pada saat yang sama)."