Sunan Ibn Majah
Sunan Ibn Majah 1942
Mengisap sekali atau dua kali tidak membuat (pernikahan) melanggar hukum
Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَارِثِ بْنُ عَبْدِ الصَّمَدِ بْنِ عَبْدِ الْوَارِثِ، حَدَّثَنَا أَبِي، حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْقَاسِمِ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ عَمْرَةَ، عَنْ عَائِشَةَ، أَنَّهَا قَالَتْكَانَ فِيمَا أَنْزَلَ اللَّهُ مِنَ الْقُرْآنِ ثُمَّ سَقَطَ لاَ يُحَرِّمُ إِلاَّ عَشْرُ رَضَعَاتٍ أَوْ خَمْسٌ مَعْلُومَاتٌ .
Terjemahan
Diriwayatkan bahwa 'Aisyah berkata
"Suatu dari hal-hal yang Allah wahyukan dalam Al-Qur'an dan kemudian dibatalkan adalah bahwa tidak ada yang melarang pernikahan kecuali sepuluh kali menyusui atau lima kali (menyusui)."