Sunan Ibn Majah
Sunan Ibn Majah 1969
Membagi waktu seseorang di antara istri
Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، حَدَّثَنَا وَكِيعٌ، عَنْ هَمَّامٍ، عَنْ قَتَادَةَ، عَنِ النَّضْرِ بْنِ أَنَسٍ، عَنْ بَشِيرِ بْنِ نَهِيكٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ـ صلى الله عليه وسلم ـ " مَنْ كَانَتْ لَهُ امْرَأَتَانِ يَمِيلُ مَعَ إِحْدَاهُمَا عَلَى الأُخْرَى جَاءَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَأَحَدُ شِقَّيْهِ سَاقِطٌ "
Terjemahan
Diriwayatkan dari Abu Hurairah
bahwa Rasulullah bersabda: "Barangsiapa memiliki dua istri dan memihak salah satu dari mereka daripada yang lain, dia akan datang pada hari kiamat dengan salah satu sisinya bersandar."