حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ، حَدَّثَنَا وَكِيعٌ، عَنِ الأَعْمَشِ، عَنِ الْمَعْرُورِ بْنِ سُوَيْدٍ، عَنْ أَبِي ذَرٍّ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ـ صلى الله عليه وسلم ـ ‏"‏ مَا مِنْ صَاحِبِ إِبِلٍ وَلاَ غَنَمٍ وَلاَ بَقَرٍ لاَ يُؤَدِّي زَكَاتَهَا إِلاَّ جَاءَتْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَعْظَمَ مَا كَانَتْ وَأَسْمَنَهُ تَنْطَحُهُ بِقُرُونِهَا وَتَطَؤُهُ بِأَخْفَافِهَا كُلَّمَا نَفِدَتْ أُخْرَاهَا عَادَتْ عَلَيْهِ أُولاَهَا ‏.‏ حَتَّى يُقْضَى بَيْنَ النَّاسِ ‏"
Terjemahan
Abu Dharr meriwayatkan bahwa

Rasulullah bersabda: "Sekarang tidak ada pemilik unta, domba atau sapi yang tidak membayar zakat pada mereka, tetapi mereka akan datang pada hari kiamat sebesar dan segemuk seperti sebelumnya, memukulnya dengan tanduk mereka dan menginjak-injaknya dengan kuku mereka. Setiap kali mereka telah berlalu, yang pertama dari mereka akan kembali kepadanya, sampai penghakiman dijatuhkan ke atas orang-orang."