: Mengangkat Tangan Saat Memohon Sunan Ibn Majah 3865

Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنَا أَبُو بِشْرٍ، بَكْرُ بْنُ خَلَفٍ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ، عَنْ جَعْفَرِ بْنِ مَيْمُونٍ، عَنْ أَبِي عُثْمَانَ، عَنْ سَلْمَانَ، عَنِ النَّبِيِّ ـ صلى الله عليه وسلم ـ قَالَ ‏"‏ إِنَّ رَبَّكُمْ حَيِيٌّ كَرِيمٌ يَسْتَحْيِي مِنْ عَبْدِهِ أَنْ يَرْفَعَ إِلَيْهِ يَدَيْهِ فَيَرُدَّهُمَا صِفْرًا - أَوْ قَالَ خَائِبَتَيْنِ ‏"
Terjemahan
Diriwayatkan dari Salman bahwa

Nabi (saw) berkata: "Tuhanmu Maha Baik dan Maha Pemurah, dan terlalu baik untuk membiarkan hamba-Nya, jika dia mengangkat tangannya kepada-Nya, membawanya kembali kosong," atau dia berkata "frustrasi."