Dari Apa Utusan Allah Mencari Perlindungan Sunan Ibn Majah 3844

Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ، حَدَّثَنَا وَكِيعٌ، عَنْ إِسْرَائِيلَ، عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ، عَنْ عَمْرِو بْنِ مَيْمُونٍ، عَنْ عُمَرَ، أَنَّ النَّبِيَّ ـ صلى الله عليه وسلم ـ كَانَ يَتَعَوَّذُ مِنَالْجُبْنِ وَالْبُخْلِ وَأَرْذَلِ الْعُمُرِ وَعَذَابِ الْقَبْرِ وَفِتْنَةِ الصَّدْرِ ‏.‏قَالَ وَكِيعٌ يَعْنِي الرَّجُلَ يَمُوتُ عَلَى فِتْنَةٍ لاَ يَسْتَغْفِرُ اللَّهَ مِنْهَا
Terjemahan
Diriwayatkan dari 'Umar bahwa

Nabi sawah biasa mencari perlindungan kepada Allah dari kepengecutan, kekikian, usia tua, siksaan kubur dan kesengsaraan hati. (Da'if) (Salah satu narator) Waki' berkata: "Artinya ketika seseorang meninggal dalam keadaan kesengsaraan (Fitnah) dan tidak meminta Allah untuk mengampuninya."