: Apa yang Harus Dikatakan Saat Pergi Tidur Sunan Ibn Majah 3877

Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ، حَدَّثَنَا وَكِيعٌ، عَنْ إِسْرَائِيلَ، عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ، عَنْ أَبِي عُبَيْدَةَ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ، أَنَّ النَّبِيَّ ـ صلى الله عليه وسلم ـ كَانَ إِذَا أَوَى إِلَى فِرَاشِهِ وَضَعَ يَدَهُ - يَعْنِي الْيُمْنَى - تَحْتَ خَدِّهِ ثُمَّ قَالَ ‏"‏ اللَّهُمَّ قِنِي عَذَابَكَ يَوْمَ تَبْعَثُ - أَوْ تَجْمَعُ - عِبَادَكَ ‏"
Terjemahan
Diriwayatkan dari 'Abdullah bahwa

Setiap kali Nabi (sawah) pergi ke tempat tidurnya, dia akan meletakkan tangannya - yang berarti tangan kanannya - di bawah pipinya lalu berkata: "Allahumma qini 'adhabaka yawm tab'athu - [atau: tajma'u] - 'ibadaka (ya Allah, selamatkan aku dari hukuman-Mu pada hari ketika Engkau membangkitkan - atau mengumpulkan - budak-budakmu)."