Sunan Ibn Majah
Sunan Ibn Majah 1689
حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ رَافِعٍ، حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْمُبَارَكِ، عَنِ ابْنِ أَبِي ذِئْبٍ، عَنْ سَعِيدٍ الْمَقْبُرِيِّ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ـ صلى الله عليه وسلم ـ " مَنْ لَمْ يَدَعْ قَوْلَ الزُّورِ، وَالْجَهْلَ، وَالْعَمَلَ بِهِ، فَلاَ حَاجَةَ لِلَّهِ فِي أَنْ يَدَعَ طَعَامَهُ وَشَرَابَهُ " .
Terjemahan belum ditinjau. Semua hadis dalam koleksi ini tersedia dalam lima bahasa. Judul dan pendahuluan mungkin tetap dalam bahasa Arab.
‘Amr bin Rafi‘ menceritakan kepada kami: ‘Abdullah bin al-Mubarak menceritakan kepada kami, dari Ibnu Abi Dzi’b, dari Sa‘id al-Maqburi, dari ayahnya, dari Abu Hurairah, ia berkata: Rasulullah —semoga Allah melimpahkan berkat dan kedamaian kepadanya— bersabda, “Barang siapa tidak meninggalkan ucapan dusta, perilaku bodoh, dan perbuatan berdasarkan keduanya, Allah tidak membutuhkan perbuatannya meninggalkan makanan dan minumannya.”