Sunan Ibn Majah
Sunan Ibn Majah 1686
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، حَدَّثَنَا الْفَضْلُ بْنُ دُكَيْنٍ، عَنْ إِسْرَائِيلَ، عَنْ زَيْدِ بْنِ جُبَيْرٍ، عَنْ أَبِي يَزِيدَ الضِّنِّيِّ، عَنْ مَيْمُونَةَ، مَوْلاَةِ النَّبِيِّ ـ صلى الله عليه وسلم ـ قَالَتْ: سُئِلَ النَّبِيُّ ـ صلى الله عليه وسلم ـ عَنْ رَجُلٍ قَبَّلَ امْرَأَتَهُ وَهُمَا صَائِمَانِ قَالَ: " قَدْ أَفْطَرَا " .
Terjemahan belum ditinjau. Semua hadis dalam koleksi ini tersedia dalam lima bahasa. Judul dan pendahuluan mungkin tetap dalam bahasa Arab.
Abu Bakar bin Abi Syaibah menceritakan kepada kami: Al-Fadhl bin Dukain menceritakan kepada kami, dari Isra’il, dari Zaid bin Jubair, dari Abu Yazid adh-Dhinni, dari Maimunah, bekas budak Nabi —semoga Allah melimpahkan berkat dan kedamaian kepadanya— yang telah dimerdekakan, ia berkata: Nabi —semoga Allah melimpahkan berkat dan kedamaian kepadanya— ditanya tentang seorang laki-laki yang mencium istrinya ketika keduanya sedang berpuasa. Beliau menjawab, “Keduanya telah batal berpuasa.”