Sunan Ibn Majah
Sunan Ibn Majah 1669
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ الْمُنْذِرِ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ، عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ، وَعَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ، عَنْ أَبِي سَلَمَةَ، قَالَ: سَمِعْتُ عَائِشَةَ تَقُولُ: إِنْ كَانَ لَيَكُونُ عَلَىَّ الصِّيَامُ مِنْ شَهْرِ رَمَضَانَ فَمَا أَقْضِيهِ حَتَّى يَجِيءَ شَعْبَانُ .
Terjemahan belum ditinjau. Semua hadis dalam koleksi ini tersedia dalam lima bahasa. Judul dan pendahuluan mungkin tetap dalam bahasa Arab.
‘Ali bin al-Mundzir menceritakan kepada kami: Sufyan bin ‘Uyainah menceritakan kepada kami, dari ‘Amr bin Dinar dan juga dari Yahya bin Sa‘id, dari Abu Salamah, ia berkata: Aku mendengar ‘Aisyah berkata, “Terkadang aku masih memiliki kewajiban mengganti puasa Ramadan, tetapi aku baru menggantinya ketika bulan Sya‘ban tiba.”