Sunan Ibn Majah

Sunan Ibn Majah 1650

Apa yang diriwayatkan tentang larangan mengantisipasi Ramadhan dengan berpuasa sebelum itu, kecuali orang yang memiliki pola kebiasaan puasa dan bertepatan dengan itu
Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عَمَّارٍ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الْحَمِيدِ بْنُ حَبِيبٍ، وَالْوَلِيدُ بْنُ مُسْلِمٍ، عَنِ الأَوْزَاعِيِّ، عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ، عَنْ أَبِي سَلَمَةَ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ـ صلى الله عليه وسلم ـ ‏"‏ لاَ تَقَدَّمُوا صِيَامَ رَمَضَانَ بِيَوْمٍ وَلاَ بِيَوْمَيْنِ إِلاَّ رَجُلٌ كَانَ يَصُومُ صَوْمًا فَيَصُومُهُ ‏"
Terjemahan
Tidak disebutkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah (ﷺ) bersabda

'Janganlah kamu mengantisipasi Ramadhan dengan berpuasa satu atau dua hari sebelumnya, kecuali bagi orang yang memiliki kebiasaan berpuasa, dalam hal ini biarlah dia berpuasa."