Bab : Mengenai ucapan “Bismilllah” saat berwudhu
Rasulullah bersabda: “Tidak ada shalat bagi orang yang tidak berwudhu, dan tidak ada wudhu bagi orang yang tidak menyebut nama Allah (sebelumnya).”
Bab : Mulai dari kanan dalam wudhu
Rasulullah SAW bersabda: “Apabila kamu berwudhu, mulailah dari sebelah kanan.” (Da'if) Rantai-rantai lain dengan kata-kata serupa.
Bab : Membilas mulut dan mengendus air ke lubang hidung dengan segenggam air
Rasulullah melakukan wudhu dan dia membilas mulutnya tiga kali, dan mengendus air ke hidungnya tiga kali dari satu genggam.
Bab : Melakukan wudhu dengan mencuci tiga kali
Melakukan wudhu setiap bagian tiga kali, dan dia mengaitkannya dengan Nabi.
“Rasulullah biasa melakukan wudhu setiap bagian tiga kali.”
Bab : Apa yang diceritakan tentang wudhu dengan mencuci sekali, dua kali atau tiga kali
Rasulullah meminta air dan melakukan wudhu sekali. Beliau menjawab: “Ini adalah syarat minimal wudhu” atau dia berkata: “Wudhu orang yang jika dia tidak melakukan wudhu ini, Allah tidak akan menerima shalat.” Kemudian dia melakukan wudhu dua kali setiap bagian, dan dia berkata: “Ini adalah wudhu bagi orang yang jika dia melakukannya, Allah akan memberinya dua bagian pahala.” Kemudian dia melakukan wudhu setiap bagian tiga kali, dan berkata: “Ini adalah wudhu saya dan wudhu rasul-rasul yang diutus sebelum saya.”
Bab : Tentang moderasi dalam wudhu dan menghindari pemborosan
“Rasulullah SAW bersabda: “Ada setan untuk berwudhu yang disebut Walahan, jadi berhati-hatilah terhadap pikiran yang menyintip (waswas) tentang air.”
Seorang Badui datang kepada Nabi dan bertanya kepadanya tentang wudhu. Dia menunjukkan kepadanya bagaimana melakukannya mencuci setiap bagian tubuh tiga kali. Kemudian dia berkata: “Ini adalah wudhu, dan barangsiapa yang melakukan lebih dari itu, maka dia telah melakukan kejahatan, melampaui batas dan menganiaya dirinya sendiri.”
Bab : Tentang menggerakkan jari-jari melalui jenggot (saat melakukan wudhu)
“Saya melihat Rasulullah melakukan wudhu dan dia menusuk jari-jarinya melalui janggutnya.”
Bab : Mencuci (tumit dan) tendon Achilles
“Aisha melihat 'Abdurrahman melakukan wudhu, dan dia berkata: Lakukan wudhu dengan benar, karena aku mendengar Rasulullah berkata: 'Celakalah tendon Achilles karena api neraka. '”
Rasulullah SAW berkata: “Celakalah tumit karena api neraka.”
Bab : Mengenai ucapan “Bismilllah” saat berwudhu
Rasulullah bersabda: “Tidak ada shalat bagi orang yang tidak berwudhu, dan tidak ada wudhu bagi orang yang tidak menyebut nama Allah (sebelumnya).”
Bab : Melakukan tindakan ekstrem dalam mengendus air ke lubang hidung dan meniupkannya keluar
Rasulullah SAW berkata kepadaku: 'Ketika kamu melakukan wudhu, bersihkan hidungmu, dan ketika kamu menggunakan kerikil untuk membersihkan diri setelah buang air besar, gunakan angka ganjil. '”
“Aku berkata, 'Wahai Rasulullah! Ceritakanlah kepadaku tentang wudhu.” Beliau berkata: “Lakukan wudhu dengan benar dan hiruklah air ke dalam lubang hidungmu dengan seksama, kecuali kamu berpuasa.”
Bab : Mengenai wudhu (setiap anggota badan) sekali
“Saya bertanya kepada Abu Ja'far: Apakah diceritakan kepadamu dari Jabir bin 'Abdullah bahwa Nabi melakukan wudhu untuk mencuci setiap bagian sekali? ' Dia menjawab: “Ya.” Aku berkata: “Dan setiap bagian dua kali, dan setiap bagian tiga kali?” Dia menjawab: “Ya.”
“Saya melihat Rasulullah melakukan wudhu, mengambil segenggam (air) pada satu waktu.”
Bab : Melakukan wudhu dengan mencuci tiga kali
“Saya melihat 'Utsman dan Ali melakukan wudhu, mencuci masing-masing bagian tiga kali, dan mereka berkata: 'Beginilah cara Rasulullah melakukan wudhu. '” (Hasan) Rantai-rantai lain dengan kata-kata serupa.
Bab : Apa yang diceritakan tentang wudhu dengan mencuci sekali, dua kali atau tiga kali
“Rasulullah melakukan wudhu mencuci setiap bagian sekali. Beliau menjawab: “Ini adalah wudhu bagi orang yang Allah tidak akan menerima shalat tanpanya.” Kemudian dia melakukan wudhu dengan mencuci setiap bagian dua kali, dan dia berkata: “Ini adalah wudhu yang Allah hargai.” Kemudian dia melakukan wudhu setiap bagian tiga kali, dan berkata: “Beginilah cara berwudhu dilakukan dengan benar, dan ini adalah wudhu saya dan wudhu dari Sahabat dekat Allah, Ibrahim. Barangsiapa melakukan wudhu seperti ini, maka setelah menyelesaikannya berkata: 'Ashhadu an la ilaha illallah, wa ashhadu anna Muhammadan 'abduhu wa rasuluhu' (aku bersaksi bahwa tidak ada yang berhak disembah selain Allah, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba-Nya dan Rasul-Nya), delapan pintu surga akan dibuka baginya dan dia boleh masuk melalui mana pun yang dia inginkan.”
Bab : Tentang moderasi dalam wudhu dan menghindari pemborosan
“Saya mendengar Ibnu 'Abbas berkata: 'Saya bermalam dengan bibi ibu saya Maimunah, dan Nabi bangkit dan melakukan wudhu dari kulit air tua, dan dia melakukan wudhu singkat. Lalu aku bangkit dan melakukan hal yang sama seperti yang dia lakukan.”
“Rasulullah melihat seorang pria berwudhu, dan dia berkata: “Janganlah kamu berlebihan, jangan berlebihan (menggunakan air).” (Maudu')