Sunan Ibn Majah
Sunan Ibn Majah 4242
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ نُمَيْرٍ، حَدَّثَنَا وَكِيعٌ، وَأَبِي، عَنِ الأَعْمَشِ، عَنْ شَقِيقٍ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ، قَالَ قُلْنَا : يَا رَسُولَ اللَّهِ أَنُؤَاخَذُ بِمَا كُنَّا نَفْعَلُ فِي الْجَاهِلِيَّةِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ ـ صلى الله عليه وسلم ـ : " مَنْ أَحْسَنَ فِي الإِسْلاَمِ لَمْ يُؤَاخَذْ بِمَا كَانَ فِي الْجَاهِلِيَّةِ وَمَنْ أَسَاءَ أُخِذَ بِالأَوَّلِ وَالآخِرِ " .
Muḥammad bin ʿAbdullāh bin Numair telah menyampaikan kepada kami: Wakīʿ dan ayahku telah menyampaikan kepada kami, dari al-Aʿmasy, dari Syaqīq, dari ʿAbdullāh, ia berkata: Kami bertanya, «Wahai Rasulullah, apakah kami akan dimintai pertanggungjawaban atas apa yang dahulu kami lakukan pada masa Jahiliah?» Rasulullah (ṣallallāhu ʿalaihi wa sallam) menjawab: «Siapa yang berbuat baik dalam Islam, ia tidak akan dimintai pertanggungjawaban atas apa yang dilakukannya pada masa Jahiliah; sedangkan siapa yang berbuat buruk, ia akan dimintai pertanggungjawaban atas yang terdahulu maupun yang kemudian.»